Politik

Di UI, Danseskoal Paparkan Soal Penggunaan Teknologi Komputer di TNI AL


AKURAT.CO, Alutsista TNI Angkatan Laut (AL) yang memiliki spesifikasi teknologi tinggi disebut menjadi basis pendidikan dan latihan di seluruh institusi pendidikan TNI AL.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Danseskoal), Laksamana Muda (Laksda) TNI Amarulla Octavian, saat menjadi narasumber dalam seminar umum yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Rabu (27/2/2019).

Seminar yang dibuka secara resmi oleh Dekan Fasilkom UI, Mirna Adriani itu dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa Fasilkom, para dosen dan Perwira Mahasiswa (Pasis) Seskoal serta para pakar dan praktisi dengan jumlah sekitar 110 peserta.

baca juga:

Dengan judul makalah ‘Teknologi Komputer di TNI Angkatan Laut‘, Laksda Octavian memaparkan penggunaan komputer di lingkungan TNI AL, baik untuk tugas-tugas administratif maupun untuk tugas-tugas tempur.

“Semua Alutsista TNI Angkatan Laut yang heavy technology menjadi basis pendidikan dan latihan di seluruh institusi pendidikan TNI Angkatan Laut,” ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima oleh AKURAT.CO, Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Octavian mengatakan, teknologi komputer tersebut menjadi alat pengolahan utama untuk teknologi penginderaan seperti radar, sonar dan lain-lain.

“(Lalu) teknologi persenjataan, (seperti) rudal, torpedo, tank dan lain-lain. Dan teknologi pendorongan (seperti) mesin kapal perang, mesin pesawat udara, mesin tank, dan lain-lain,” katanya.

Diskusi berjalan lebih menarik ketika peserta seminar membahas teknologi komputer untuk kepentingan Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) yang terintegrasi.

Guru Besar UI, Wisnu Jatmiko, juga memberikan tanggapan tentang peluang meningkatkan sistem komputer pada Pusat Olah Yudha Seskoal selaras dengan perkembangan teknologi informatika dan teknologi digital pada era Revolusi Industri 4.0.

Sekadar informasi, para dosen dan Pasis Seskoal dapat memanfaatkan hasil diskusi tersebut untuk melengkapi kajian dan penelitian selanjutnya dalam penyusunan tesis sekaligus telaah kebijakan.[]



Source link