DepokBagus.com
Ragam Depok

Mudik Dilarang, Agen Bis: Seharusnya Pemerintah Memberikan Solusi

DEPOKBAGUS.COM, Adanya larangan mudik yang dikeluarkan oleh pemerintah membuat sejumlah agen perjalanan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan juga Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) merugi.

Bahkan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah tidak disertai dengan solusi bagi para agen dan pemilik Bus. Hal tersebut diungkapkan seorang karyawan agen Bus Garuda Mas.

“Larangan mudik harusnya ada solusi bagi kami. Minimal ada bantuan ataupun dispensasi kepada para agen bus yang beroperasi,”ujar Rani

Menurutnya sejak pandemik Covid-19 dan ditambah dengan kebijakan PSBB, tidak ada satupun para pemilik bus atau agen mendapat bantuan.

“Karena selama ini aturan-aturan yang ada sejak Corona menggantung. Kalau memang dilarang (mudik), harusnya pemerintah berikan bantuan ke kami, uang atau apapun, selama ini kan nggak ada (sejak Covid-19 melanda),” ungkap Rani belum lama ini.

Selain itu pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pihaknya hanya melakukan perjalanan dengan daya angkut 50 persen atau 18 tempat duduk dari total kapasitas tempat duduk bus sebanyak 36 tempat duduk.

“Terus terang kami mengalami kerugian tak sedikit akibat pandemi Covid-19 ini.
Ada penurunan penumpang dan pemasukan hingga 80 persen,” katanya.

Jika dibandingkan dengan bulan puasa dan Idul Fitri tahun lalu, Rani mengaku tahun ini adalah tahun paling tersulit.
Sama dengan di hari biasanya selama pandemi Covid-19, jumlah penumpang juga ikutan anjlok.

“Sama turunnya, sampai 80 persen, biasanya kan belum puasa aja kita sudah banyak jual tiket, apalagi jelang dan sesudah lebaran,” pungkasnya.[]

Related posts