DepokBagus.com
Politik

Nekat Maju Wali Kota Depok, Hardiono Bantah Dirinya Tak Jalankan Tugas Sesuai Prosedur ASN 

DEPOK – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Hardiono menanggapi pernyataan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna  yang mengingatkan agar dirinya tidak meninggalkan tugas sebagai Sekretaris Daerah (Sekda)Kota Depok lantaran mau maju sebagai calon Wali Kota Depok.
 Menurutnya selama ini dirinya melakukan kegiatan pencalonan Pilkada memanfaatkan waktu di luar jam kerja, jadi tidak mengganggu kerja dan aktifitas di pemerintahan.
“Enggak ada masalah, tugas juga semua sudah diselesaikan,” kata Hardiono saat dikonfirmasi. Selasa  (8/10/2019).
Meski berniat maju dalam Pilkada, Hardiono menyatakan dirinya selalu bersikap profesional dalam bekerja.
“Selama ini saya selalu profesional, jadi, apanya yang numpuk? Kerjaan saya enggak ada masalah dan semua kerjaan terselesaikan dengan baik,” tandasnya Hardiono.
Sebelumnya, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, mengingatkan Sekretaris Daerah, Hardiono, yang berencana maju dalam kontestasi Pilkada Kota Depok 2020.
“Jangan sampai meninggalkan tugas beliau sebagai Sekda, mohon maaf, berkas banyak banget numpuk di meja saya,” kata Pradi beberapa waktu yang lalu.
Pradi mengatakan, sebagai eksekutif yang tugasnya membantu Walikota Depok, Pradi berharap Hardiono tak mengesampingkan tugasnya sehingga tak membebani dirinya dengan tumpukan berkas.
“Karena bagaimanapun juga, ritme ini harus diselesaikan tepat waktu, saya sampai turun ke lapangan sementara Oktober harus selesai,” kata Pradi.
Pradi pun menjawab soal Hardiono maju di Pilkada 2020 bahwa itu merupakan pilihannya.
“Itu hak beliau, tapi jangan sampai meninggalkan tugas beliau sebagai Sekda karena itu (tugas) yang utama,”pungkas Pradi.