DepokBagus.com
Ragam Depok

Sekretaris UI: Selama Pandemi, RSUI Berkontribusi Ciptakan Inovasi Percepatan Penanganan Covid-19

DEPOKBAGUS.COM, Sekretaris Universitas Indonesia Agustin Kusumayati mengatakan selama pandemi Covid-19 RSUI sebagai rumah sakit pendidikan, fungsinya tidak saja memberikan pelayanan yang optimal bagi penanganan COVID-19.

Hal tersebut disampaikan Agustin dalam acara seminar bulanan yang dilaksanakan secara virtual bertajuk Meet The Expert: Pengalaman RSUI dalam Penanganan COVID-19, belum lama ini.

“Selama Pandemi RSUI juga berkontribusi dan berkolaborasi dalam menciptakan inovasi yang menunjang percepatan penanganan Covid-19 pada 5 level prevention dalam healthcare and surveillance yaitu detect, test, isolate, treat, dan trace,” kata Agustin dalam keterangan resmi, Minggu (1/8).

Seperti diketahui, di Indonesia, Covid-19 mulai masuk di awal Maret 2020. Untuk menanggulanginya, Pemerintah Indonesia melakukan berbagai upaya, termasuk menyediakan rumah sakit khusus untuk menangani pasien Covid-19, tak terkecuali dengan Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI).

“RSUI dipercaya sebagai rumah sakit jejaring pelayanan COVID-19 pada tanggal 19 Maret 2020 oleh pemerintah melalui surat edaran Kementerian Kesehatan RI dan sebagai rumah sakit rujukan penanggulangan penyakit infeksi emerging tertentu oleh Gubernur Provinsi Jawa Barat pada tanggal 13 April 2020,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita mengatakan penunjukan RSUI sebagai RS Rujukan COVID di Kota Depok merupakan langkah awal upaya mendeteksi kasus COVID-19.

Dikatakan Novarita, awalnya Pemerintah Kota Depok berencana membangun fasilitas laboratorium yang dapat menunjang pemeriksaan Covid-19 di Kota Depok.

“Namun hal tersebut membutuhkan waktu yang lama dan dana yang cukup besar. Oleh sebab itu, di awal masa pandemi, Pemerintah Kota Depok bekerja sama dengan RSUI sebagai satu-satunya rumah sakit yang memiliki laboratorium PCR dengan standar keamanan BSL-2,”katanya.

Layanan biomolekular yang dilakukan di RSUI kata Novarita dianggap sangat membantu dalam meningkatkan kapasitas deteksi kasus COVID 19 di Indonesia, khususnya di wilayah Depok dan sekitarnya.

“Sebagai salah satu strategi penanggulangan pandemi adalah to respon yaitu menetapkan RSUI sebagai salah satu RS Rujukan. Selain itu berdasar analisis kebutuhan masih terbatasnya pemeriksaan PCR, Kota Depok melibatkan RSUI dalam optimalisasi to detect,” tuturnya.

Novarita menjelaskan, pemilihan Rumah Sakit UI sebagai RS Rujukan Covid-19 juga didasarkan pada potensi fasilitas dan tenaga kesehatan yang memadai.

“RSUI dianggap telah memiliki ruangan perawatan bertekanan negatif dan ICU, dokter spesialis yang kompeten dibidangnya, serta fasilitas laboratorium yang dapat digunakan untuk pemeriksaan PCR,” katanya.[]

Related posts