DepokBagus.com
Ragam Depok

Sri Utami Apresiasi Cara Cepat Pemkot Depok Tangani Covid-19

DEPOKBAGUS.COM, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Depok, Sri Utami mengapresiasi langkah pencegahan dan penanganan pasien Covid-19 serta penanganan jaring pengaman sosial yang dilakukan Pemerintah Kota Depok.

“Sejak awal wabah Covid-19 di Depok pada pertengahan Maret 2020, Pemda Depok dinilai langsung sigap dengan melàkukan berbagai terobosan, seperti melakukan tindakan pencegahan secara masif dengan melakukan penyemprotan disinfektan,” ujarnya, Rabu (3/6).

Selain itu juga, Pemkot Depok menurut Sri begitu cepat koordinasi dengan menggandeng potensi negara seperti Polri, PMI, Swasta dan Masyarakat di berbagai tempat. Kemudian pembentukan Kampung Covid di skala RW, yang dalam waktu singkat lebih kurang selama satu bulan telah terbentuk hampir di seluruh RW di Depok.

“Kurang lebih berjumlah 917 RW dimana setiap RW juga mendapat dana stimulan sebesar Rp 3juta, hal ini menumbuhkan kesadaran masyarakat di tingkat RW sekaligus menempatkan RW sebagai garda terdepan berperan dalam pencegahan penyebaran covid,”ujarnya.

Disamping itu Pemkot Depok juga melakukan testing atau tracking bagi pasien Covid-19 dan tercatat sudah ribuan orang telah dilakukan tes masa Covid-19 sehingga dengan hal tersebut lebih memudahkan untuk memetakan cluster penyebaran Covid-19.

“Kemudian dalam hal penangan pasien Covid-19 pemda juga menunjukkan kesigapannya dengan menggandeng Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, RSUI, serta RS swasta lainnya dan menyiapkan RSUD untuk menjadi Rumah Sakit rujukan penangan Covid-19,”katanya.

Sedangkan untuk jaring pengaman sosial (JPS), Pemda Depok dengan cepat mengeksekusi penyaluran kepada 30ribu KPM sehari menjelang diberlakukannya PSBB.

“Ini dilakukan jauh mendahului bantuan provinsi dan pemerintah pusat. Bantuan ini dirasakan masyarakat sebagai meringankan sedikit beban hidup mereka,”ungkapnya.

Setelah itu menjelang Idul Fitri Pemkot Depok kembali menggulirkan bantuan sosial tahap kedua untk 51.300 KPM. program ini menunjukkan Pemda memahami persoalan kesulitan ekonomi yang dihadapi warga Depok yg terdampak Covid19.

“Sekalipun dalam penyalurannya masih ada kelemahan seperti kurang meratanya penerima bantuan, namun pada bantuan tahap kedua sudah cukup merata,”bebernya.