DepokBagus.com
Ragam Depok

Wadir Riset FKUI: Teknologi Digital Tidak Bisa Dipisahkan dalam Pengembangan Ilmu Kedokteran

DEPOKBAGUS.COM, Wakil Direktur (Wadir) Riset dan Inovasi IMERI FKUI Budi Wiweko mengatakan teknologi digital dan big data dalam pengembangan dan pengembangan ilmu kedokteran tidak bisa dipisahkan.

Menurutnya, dunia kesehatan dan kedokteran sangat erat kaitannya dengan teknologi. Berbagai platform teknologi dapat menjembatani kedokteran presisi dengan pelayanan kesehatan.

“Kecerdasan buatan bagi klinisi akan meningkatkan kecepatan dan akurasi interpretasi gambar, bagi fasyankes dapat memperbaiki alur kerja dan mengurangi kemungkinan kesalahan, bagi pasien terutama untuk mengolah data kesehatan dirinya yang sangat bermanfaat bagi aspek promotif dan preventif,” kata Budi dalam kegiatan peringatan 100 tahun berdirinya Gedung FKUI Kampus Salemba melalui webinar, Kamis (30/7).

Lebih lanjut, Budi mengatakan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) ataupun big data tidak akan menggantikan dokter, tapi akan mendukung dokter dalam mengolah data kesehatan dan menghasilkan layanan kesehatan yang lebih baik.

“Penggunaan kecerdasan buatan dalam memetakan potensi genetik biodiversitas Indonesia sebagai obat. IMERI FKUI bersama IPB telah bersama-sama memetakan 4.800 tanaman di Bank Potensi Genetik Tanaman Indonesia sudah di mapping potensi genetiknya untuk ketahanan dan kemandirian bangsa,” katanya.

Pada kesempatan itu, Budi Wiweko juga merekomendasikan, dalam menyiapkan teknologi untuk peningkatan layanan kesehatan, diperlukan dua hal pendukung, yaitu regulasi dan infrastruktur.

“Pada regulasi dibutuhkan otoritas data kesehatan Indonesia yang mengatur lalu lintas data kesehatan, sedangkan pada Infrastruktur dibutuhkan platform teknologi (telemedicine) yang disahkan dan digunakan pemerintah,” katanya.